Tim Gabungan Bergerak Cepat, Kebakaran Lahan 5 Hektare di Lantari Jaya Berhasil Dipadamkan

BOMBANANEWS.COM – Tim gabungan bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Desa Watu-Watu, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Minggu (30/8/2026) malam.

Bacaan Lainnya

Kebakaran dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 19.30 WITA dan menghanguskan lahan seluas kurang lebih 5 hektare. Kondisi angin yang cukup kencang serta vegetasi berupa daun akasia dan ilalang kering membuat api cepat merambat dan proses pemadaman berlangsung cukup sulit.

Penanganan kebakaran dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Bombana AKP Suis Mail bersama Kapolsek Lantari Jaya IPTU Prasetyo Nento. Personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Damkar serta dukungan personel PT Jhonlin/JBM dikerahkan ke lokasi.

Dalam proses pemadaman, tim mengerahkan sebanyak 15 unit kendaraan roda dua, satu mobil WC Polri, dua unit mobil water tank (WT) PT JBM, satu unit mobil BPBD, satu unit mobil Damkar serta satu unit dozer PT JBM.

Sedikitnya 34 personel terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut, terdiri dari 9 personel Polri, 5 personel BPBD, 5 personel Damkar dan 15 personel dari pihak Jhonlin.

“Kondisi angin yang cukup kencang dan banyaknya daun akasia serta ilalang yang sudah kering menjadi kendala dalam proses pemadaman. Namun, tim terus melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan,” ujar Humas Polres Bombana Iptu Abdul Hakim

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan menyasar sejumlah titik api yang tersebar di area terbakar. Tim juga menggunakan kendaraan pemadam dan bantuan alat berat untuk membantu mempercepat proses penanganan.

Sekitar pukul 22.30 WITA, api akhirnya berhasil dipadamkan. Tim kemudian melakukan penyisiran untuk memastikan tidak terdapat lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan. Kami tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya di tengah kondisi lahan yang kering dan angin yang cukup kencang,” katanya.

Kebakaran terjadi pada kawasan yang didominasi hutan akasia dengan tumpukan daun kering yang cukup tebal serta padang ilalang. Kondisi tersebut menyebabkan api sulit dipadamkan dan membutuhkan penanganan secara cepat serta terpadu. Yang terlibat dalam penanganan Kebakaran adalah Polri, TNI, BPBD, Damkar dan dukungan pihak PT Jhonlin/JBM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *