Siaga Musim Kemarau, Polsek Lantari Jaya Ajak Warga Berhemat Air dan Waspada Kebakaran

BOMBANANEWS.COM– Memasuki musim kemarau, masyarakat di wilayah hukum Polsek Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Bacaan Lainnya

Imbauan tersebut disampaikan Polsek Lantari Jaya sebagai langkah antisipasi menghadapi kondisi cuaca kering yang tidak hanya berpotensi meningkatkan risiko Karhutla, tetapi juga berdampak terhadap ketersediaan air dan sektor pertanian masyarakat.

Polsek Lantari Jaya bersama dinas terkait Pemerintah Kabupaten Bombana melakukan pengecekan kondisi persawahan yang terdampak kekeringan di wilayah Kecamatan Lantari Jaya dan Kecamatan Rarowatu Utara.

Hasil pengecekan menunjukkan sejumlah lahan persawahan mengalami kekurangan air. Kondisi tersebut menyebabkan pertumbuhan tanaman padi terganggu dan di beberapa lokasi berpotensi mengakibatkan gagal panen sehingga berdampak langsung terhadap para petani.

Kapolsek Lantari Jaya, IPTU Prasetyo Nento, S.H., CPM, mengatakan kondisi musim kemarau perlu diantisipasi secara bersama-sama. Menurutnya, lingkungan yang kering juga membuat potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan semakin tinggi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, jangan membuang puntung rokok sembarangan, dan segera laporkan apabila melihat adanya titik api atau kebakaran,” ujar IPTU Prasetyo Nento.

Selain mencegah Karhutla, masyarakat juga diminta menghemat penggunaan air dengan memanfaatkan air secukupnya, memastikan keran ditutup setelah digunakan, serta menggunakan kembali air yang masih layak untuk kebutuhan tertentu.

Polsek Lantari Jaya juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mencemari, merusak, maupun mengurangi kualitas sumber air. Menjaga sumber mata air dinilai penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Kapolsek menegaskan, penanganan dampak kemarau membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi terkait, pemerintah kecamatan dan desa, serta seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita jaga hutan, lahan, dan sumber air kita. Cegah kebakaran sebelum terjadi, hemat air sebelum kekeringan, dan mari bersama-sama menjaga ketahanan pangan serta kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Polsek Lantari Jaya mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api, kebakaran hutan dan lahan, maupun kondisi sumber air yang mulai mengering agar dapat ditangani sedini mungkin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *