Dinas Sosial Bombana Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Tongkoseng

Dinas Sosial Bombana Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Tongkoseng

BOMBANANEWS.COM – Peristiwa kebakaran rumah yang terjadi di Dusun Tondopi, Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, mengundang perhatian publik. Informasi awal yang beredar menyebutkan sedikitnya lima orang meninggal dunia dalam musibah tersebut.

Bacaan Lainnya

Menindaklanjuti informasi tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Bombana langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan menyalurkan bantuan logistik bagi para korban terdampak. Bantuan yang disiapkan berupa bahan makanan, tenda, serta kebutuhan darurat lainnya.

Kepala Dinas Sosial Bombana, Sadli Siradjudin, mengatakan pihaknya segera mengambil langkah cepat setelah menerima laporan adanya kebakaran yang menelan korban jiwa.

“Betul, Pak. Setelah kami mendapat informasi bahwa ada rumah warga terbakar dan menelan korban, kami langsung menyiapkan bantuan logistik berupa makanan, tenda, dan kebutuhan lainnya untuk segera dibawa ke lokasi. Saat ini saya juga masih dalam perjalanan menuju tempat kejadian,” ujar Sadli saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2026).

Sebelumnya diberitakan, kabar duka tersebut pertama kali ramai beredar melalui media sosial.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi penyebab kebakaran.

Humas Polres Bombana, Iptu Abdul Hakim, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Belum ada hasil olah TKP. Semua personel masih berada di lokasi,” ujarnya singkat.

Di sisi lain, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bombana mengaku tidak menerima laporan saat peristiwa terjadi. Hal itu disebabkan Desa Tongkoseng merupakan wilayah dengan keterbatasan jaringan telekomunikasi sehingga informasi tidak segera diterima.

“Wilayah Desa Tongkoseng merupakan daerah yang sulit jaringan. Saat kejadian kami tidak menerima laporan. Hingga saat ini pun kami baru mengetahui peristiwa tersebut melalui unggahan di media sosial,” jelas Kepala Bidang Damkar Bombana, Waridin.

Pihak Damkar Bombana juga menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut serta mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim kemarau yang rawan terjadi kebakaran.

“Kami turut berduka cita atas peristiwa ini. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan. Kami juga terus mengedukasi masyarakat agar setiap desa dan kelurahan memiliki APAR karena alat pemadam api ringan sangat membantu memadamkan api sejak awal sehingga kerugian dapat diminimalkan,” ungkap Waridin.

Selain itu, masyarakat diimbau memastikan kondisi dapur tetap aman, memeriksa instalasi dan colokan listrik secara berkala, serta tidak membiarkan perangkat elektronik tetap dalam kondisi mengisi daya saat ditinggalkan atau ketika hendak tidur guna mencegah korsleting yang dapat memicu kebakaran.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab kebakaran, nilai kerugian, identitas para korban, serta kronologi lengkap kejadian masih menunggu keterangan resmi dari Polres Bombana berdasarkan hasil olah TKP. Informasi mengenai jumlah korban meninggal dunia juga masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *