BOMBANANEWS.COM — Kebakaran melanda sejumlah lapak di Pasar Sentral Tadoha Mapaccing, Desa Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Selasa (13/10/2026) dini hari. Api yang diduga bermula dari bagian atap warung makan itu dengan cepat merambat ke gudang dan lapak-lapak di sekitarnya.
Peristiwa tersebut mengundang kepanikan warga dan para penghuni lapak yang sedang beristirahat di kawasan pasar. Petugas pemadam kebakaran bersama personel kepolisian, pemilik lapak, dan masyarakat setempat berjibaku memadamkan api agar tidak semakin meluas.
Berdasarkan keterangan saksi bernama Kakadi, api pertama kali terlihat pada bagian atap warung makan ketika dirinya sedang memasak mi instan menggunakan teko listrik.
Melihat kobaran api, saksi langsung berteriak meminta pertolongan serta membangunkan penghuni lain yang bermalam di kawasan Pasar Sentral Tadoha Mapaccing.
Keterangan tersebut diperkuat oleh Abbas, staf Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop) yang bertugas di pasar. Ia melihat api dengan cepat menjalar dari warung makan menuju gudang milik Taswan hingga membesar dan membakar lapak-lapak di sekitarnya.
Salah seorang penghuni pasar kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantua penanganan.
Tim pemadam kebakaran bersama anggota Polsek Rumbia tiba di lokasi sekitar 10 menit setelah menerima informasi. Proses pemadaman dilakukan dengan bantuan masyarakat dan para pemilik lapak.
Setelah berjibaku selama kurang lebih 90 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Humas Polres Bombana, Iptu Abdul Hakim, menyampaikan bahwa personel Polsek Rumbia dan Polres Bombana telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
“Personel kepolisian telah mendatangi dan mengamankan lokasi kebakaran. Kami juga berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memutus aliran listrik di sekitar lokasi guna memastikan keselamatan petugas dan masyarakat,” jelasnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi bahaya tambahan selama proses penanganan kebakaran berlangsung.
Hingga saat ini, jumlah kerugian materiil akibat kebakaran tersebut belum dapat dipastikan. Pendataan terhadap dampak kerusakan dan kerugian yang dialami para pemilik lapak masih diperlukan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para pedagang, agar selalu memperhatikan keamanan instalasi listrik dan penggunaan peralatan elektronik di area usaha untuk meminimalkan risiko kebakaran.







