BOMBANANEWS.COM – Aktivitas pengangkutan material dari sejumlah pabrik suplit (batu kerikil) yang menggunakan jalan umum di wilayah Desa Mambo dan Bambaea, Kabupaten Bombana, mulai mendapat sorotan. Pasalnya, sisa material berupa batu kerikil yang berhamburan di badan jalan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor. Selain membuat perjalanan tidak nyaman, kerikil tajam yang tercecer di jalan disebut telah menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kebocoran ban.
Ketua PABPDSI Bombana, Sahiruddin, meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bombana, khususnya Bupati Bombana, agar mengambil langkah terhadap aktivitas usaha yang berdampak pada keselamatan masyarakat.
Melalui video singkatnya, Sahiruddin mengimbau para pengusaha pabrik suplit yang beroperasi di kawasan tersebut agar lebih memperhatikan aspek keselamatan dan lingkungan, terutama ketika kendaraan pengangkut material melintas di jalan umum.
“Kami mengimbau kepada pengusaha pabrik suplit yang menggunakan jalan umum agar ramah terhadap lingkungan dan memikirkan keselamatan pengguna jalan lainnya. Pemeringah juga teruntuk Bupati Bombana agar hal ini jangan dibiarkan, harus ambil tindakan terhadap perusahaan Galian C yang tidak mau ramah lingkungan,” ujar Sahiruddin.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele. Jalan yang digunakan sebagai akses pengangkutan material juga merupakan jalur masyarakat umum, termasuk para pelajar yang setiap hari melintas.
“Sudah banyak korbannya. Kendaraan yang melintas mengalami kebocoran ban. Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karena sangat berpotensi menyebabkan pengendara terjatuh, apalagi jalan umum ini juga digunakan oleh masyarakat dan siswa,” tegasnya.
Sahiruddin berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan perhatian dan mengambil langkah yang diperlukan agar aktivitas usaha tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan masyarakat.
Ia juga meminta para pengusaha untuk bertanggung jawab menjaga kebersihan jalan yang dilalui kendaraan pengangkut material, termasuk melakukan pembersihan apabila terdapat kerikil atau material yang tercecer.
Keselamatan pengguna jalan, kata dia, harus menjadi perhatian bersama. Aktivitas ekonomi tetap dapat berjalan, namun tidak boleh mengabaikan keamanan masyarakat yang menggunakan fasilitas jalan umum.
