Dinsos Bombana dan Sentra Meohai Kendari Perkuat Layanan Rehabilitasi Sosial dan Program ATENSI

Dinsos Bombana dan Sentra Meohai Kendari Perkuat Layanan Rehabilitasi Sosial dan Program ATENSI

BOMBANANEWS.COM – Dinas Sosial Kabupaten Bombana menerima kunjungan kerja dari pihak Sentra Meohai Kendari dalam rangka koordinasi penyelenggaraan layanan rehabilitasi sosial berbasis residensial bagi penyandang disabilitas tahun 2026. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bombana pada Senin, 9 Maret 2026.

Kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bombana bersama jajaran terkait. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan Sentra Meohai Kendari dalam memberikan pelayanan rehabilitasi sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Koordinasi ini juga bertujuan membuka peluang bagi masyarakat Kabupaten Bombana, khususnya penyandang disabilitas dari keluarga miskin dan rentan, agar dapat memperoleh layanan rehabilitasi sosial di Sentra Meohai Kendari.

Adapun sasaran layanan tersebut adalah Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) kluster penyandang disabilitas yang tercatat dalam data kesejahteraan sosial pada Desil 1 hingga Desil 5.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan itu dijelaskan bahwa layanan rehabilitasi sosial berbasis residensial merupakan program dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang memberikan pelayanan secara terpadu kepada penyandang disabilitas.

Sistem pelayanan tersebut dilaksanakan dengan pola tinggal sementara di sentra rehabilitasi, sehingga para penerima manfaat dapat mengikuti berbagai program pembinaan secara intensif.

Tujuan dari layanan residensial ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan kemandirian penyandang disabilitas melalui proses rehabilitasi yang terstruktur.

Dengan proses tersebut diharapkan para penyandang disabilitas dapat meningkatkan fungsi sosialnya dan mampu beradaptasi lebih baik di tengah masyarakat.

Di Sentra Meohai Kendari, para penerima layanan akan mendapatkan berbagai bentuk pembinaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Jenis layanan yang diberikan meliputi asesmen sosial, terapi dan perawatan kesehatan, serta bimbingan fisik dan mental.

Selain itu, terdapat pula bimbingan sosial, pelatihan keterampilan, serta dukungan psikososial guna meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.

Para penyandang disabilitas yang mengikuti program ini juga berkesempatan memperoleh bantuan alat bantu disabilitas sesuai dengan kebutuhan mereka.

Selama menjalani masa rehabilitasi di sentra, para penerima layanan juga mendapatkan pembinaan kemandirian agar mampu menjalani kehidupan secara lebih mandiri setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bombana, Sadli Sirajuddin, menyambut baik kunjungan dari pihak Sentra Meohai Kendari tersebut.

Menurutnya, program rehabilitasi sosial berbasis residensial sangat penting dalam membantu penyandang disabilitas mendapatkan layanan yang lebih komprehensif.

“Program ini sangat penting untuk membantu penyandang disabilitas mendapatkan layanan rehabilitasi sosial yang lebih komprehensif. Kami akan mendorong pendamping sosial serta pemerintah desa untuk mengidentifikasi masyarakat yang membutuhkan layanan ini agar dapat diusulkan mengikuti program rehabilitasi di Sentra Meohai,” ujarnya.

Dinsos Bombana dan Sentra Meohai Kendari Perkuat Layanan Rehabilitasi Sosial dan Program ATENSI.

Selain layanan rehabilitasi sosial, kegiatan juga dilanjutkan dengan verifikasi lapangan terhadap calon penerima Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) pada 10 Maret 2026.

Verifikasi tersebut dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Dinas Sosial Bombana, Sentra Meohai Kendari, serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Sebelum melakukan verifikasi lapangan, terlebih dahulu dilaksanakan rapat koordinasi di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bombana.

Rapat tersebut membahas secara rinci mekanisme verifikasi, pembagian wilayah kunjungan, serta teknis pengumpulan data dan dokumentasi selama proses peninjauan lapangan berlangsung.

Setelah rapat koordinasi, tim kemudian turun langsung ke lapangan untuk mengunjungi rumah calon penerima manfaat.

Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan wawancara dengan keluarga penerima, mengamati kondisi tempat tinggal, serta mencatat berbagai kebutuhan yang dialami calon penerima bantuan.

Calon penerima yang diverifikasi berasal dari beberapa kluster penerima manfaat program ATENSI, di antaranya kluster anak yang membutuhkan perlindungan sosial, kluster lanjut usia, penyandang disabilitas, serta masyarakat yang terdampak bencana.

Melalui proses verifikasi ini, diharapkan bantuan yang nantinya disalurkan dapat tepat sasaran dan benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.

Data hasil verifikasi akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak Sentra Meohai Kendari dan Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam menetapkan penerima bantuan program ATENSI.

Program ATENSI sendiri merupakan salah satu program layanan rehabilitasi sosial dari Kementerian Sosial yang dirancang untuk memberikan dukungan komprehensif kepada kelompok masyarakat rentan.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga dapat berupa alat bantu disabilitas, bantuan kewirausahaan, dukungan nutrisi, hingga layanan terapi dan pendampingan sosial.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap penyaluran bantuan sosial dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan di Kabupaten Bombana. (Advetorial)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *