BOMBANANEWS.COM – Bupati Bombana, Burhanuddin, menegaskan bahwa tidak ada istilah “blender” dalam pemerintahan yang dipimpinnya. Hal ini disampaikan saat acara serah terima jabatan dari Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Edy Suharmanto, kepada dirinya dan Ahmad Yani sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang baru.
Dalam acara tersebut, Edy Suharmanto tidak hadir dan diwakili oleh Plh Sekda Bombana, dr. Sunandar. Meski demikian, prosesi serah terima jabatan tetap berlangsung dengan lancar. Burhanuddin Tegaskan untuk membangun persatuan dalam membangun daerah tanpa memikirkan masa lalu yang dapat memecah belah.
“Saya mendengar ada istilah ‘blender’. Apa yang mau diblender? Saya tidak pernah berpikir seperti itu. Ini cerita yang dibuat sendiri oleh teman-teman. Oleh karena itu, saya klarifikasi bahwa tidak ada ‘blender’. Semua ini adalah kehendak Allah. Jabatan adalah titipan, jadi yang teman-teman dapat itu adalah kehendaknya. Bekerja saja dan lakukan yang terbaik untuk daerah,” ujar Burhanuddin.
Burhanuddin juga menyampaikan terima kasih atas pengabdian Edy Suharmanto selama satu tahun tiga bulan menjabat sebagai Pj Bupati Bombana. Ia berharap Edy dapat terus mengabdi dengan baik di tempat tugasnya yang baru.
Lebih lanjut, Burhanuddin menegaskan bahwa saat ini adalah waktu untuk bekerja keras demi kesejahteraan rakyat Bombana.
“Ada lebih dari 150 ribu lebih rakyat yang menitipkan harapan kepada kami untuk membuat Bombana lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk Forkopimda, ASN, dan masyarakat, untuk bersatu dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, tanpa kerja sama dari semua pihak, tidak mungkin membawa perubahan yang signifikan bagi daerah.
Burhanuddin mengaku tidak asing dengan para pejabat, ASN, camat, dan aparat desa di Bombana. Ia yakin mereka dapat bergerak cepat dalam bekerja.
“Saya tidak mau ada yang ragu-ragu. Mulai hari ini kita gas! Saya tahu kemampuan kalian dan yakin kita semua punya keinginan yang sama untuk membangun daerah,” tegasnya.
Tak hanya itu, Burhanuddin juga mengingatkan seluruh ASN dan jajaran pemerintahan untuk terus bekerja dengan baik.
“Jangan pikirkan hal lain, tapi lakukan yang terbaik untuk masyarakat Bombana. Berhentilah menghukum diri sendiri. Tetap tersenyum dan jangan lupa bahagia. Masyarakat itu tidak peduli siapa yang memilih siapa. Yang penting adalah kita bekerja untuk kepentingan mereka. Berhentilah berpikir negatif,” pesannya. tutupnya.