HIPPELWANA Surati Dishub, Minta Rute KMP. Oputa Yi Ko Ditambah Kasipute-Dongkala

Ketua Umum HIPPELWANA Saat menyerahkan Surat Kepada Dinas Perhubungan Bombana. Foto Istimewa

BOMBANANEWS.COM – Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kabaena (HIPPELWANA) menyurati Dinas Perhubungan Kabupaten Bombana dan PT Dharma Dwi Utama selaku pengelola KMP Oputa Yi Ko, Rabu (21/1/2026). Surat tersebut berisi permohonan penambahan rute pelayaran kapal dari Kasipute menuju Dongkala.

Permohonan itu disampaikan sebagai bentuk kepedulian HIPPELWANA terhadap kebutuhan transportasi laut masyarakat Bombana, khususnya yang berada di wilayah Kasipute dan Dongkala. Organisasi mahasiswa tersebut menilai akses transportasi laut masih sangat terbatas dan belum mampu menjawab kebutuhan mobilitas warga secara optimal.

Ketua Umum HIPPELWANA, Ajmail, menjelaskan bahwa usulan penambahan rute KMP Oputa Yi Ko merupakan hasil dari observasi lapangan serta penyerapan aspirasi masyarakat dan mahasiswa. Menurutnya, rute Kasipute–Dongkala memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas sosial, ekonomi, dan pendidikan masyarakat.

Selain itu, minimnya jadwal pelayaran kapal laut selama ini kerap menyulitkan masyarakat, pelajar, dan mahasiswa dalam melakukan perjalanan antarwilayah. Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung pada keterbatasan akses pendidikan, distribusi barang, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Penambahan rute pelayaran akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Konektivitas antarwilayah yang lebih baik diyakini mampu memperlancar mobilitas masyarakat di Kabupaten Bombana khususnya dari Pulau Kabaena,” Jelas Ajmail.

Melalui surat tersebut, HIPPELWANA berharap Dinas Perhubungan Bombana dan PT Dharma Dwi Utama dapat menindaklanjuti permohonan tersebut secara serius. Mereka optimistis penambahan rute KMP Oputa Yi Ko akan menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan pelayanan transportasi laut dan kesejahteraan masyarakat Bombana, belum lagi saat ini menghadari libur mudik lebaran yang bakal menyebabkan kepadatan penumpangan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pelaksana Kepala Dinas Perhubungan Bombana, Muhammad Syukri Kasim saat dikonfirmasi menjelaskan telah menerima aspirasi dari mahasiswa Kabaena.

“Betul kemarin mahasiwa datang, jadi persoalan itu (penambahan rute Kasipute-Dongkala) sudah juga kami rapatkan. Kami ingin sampaikan bahwa Kondisi Infrastruktur sarana dan prasarana Pelabuhan Dongkala yang menyebabkan tidak ada rute disana karena beberapa kali pihak veri mengeluhkan soal kondisi pelabuhan atau dermaga yang kurang memadai untuk berlabuh. Kami sudah sampaikan juga kondisi tersebut kepada Balai karena Pelabuhan Dongkala dibawah kewengan Dinas Perhubungan Provinsi Sultra,” Jelas Muhammad Syukri Kasim.

Rencananya, Dinas Perhubungan akan menyampaikan kondisi tersebut kepada Bupati Bombana. diupayakan agar Bupati Bombana  menyurat secara langsung kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Pos terkait