Dua Nelayan Asal Sagori Ditemukan, Mengaku Mesin Rusak dan Terbawa Arus Keperairan Bone

BOMBANANEWS.COM – Setelah sempat dinyatakan hilang selama berada di laut, dua nelayan asal Pulau Sagori, Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di Pulau Basa, Kecamatan Poleang, Senin (14/9/2026) malam.

Bacaan Lainnya

Keduanya adalah Darmasing (62) dan Diki (13). Mereka ditemukan oleh tim gabungan setelah pencarian dilakukan hingga larut malam.

Informasi mengenai keberadaan kedua nelayan tersebut diterima personel Polsek Poleang dari masyarakat sekitar pukul 22.30 WITA. Warga menyampaikan bahwa kedua nelayan yang sebelumnya dinyatakan hilang oleh keluarga diduga berada di sekitar Pulau Basa.

Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Poleang bersama tim Basarnas dan masyarakat langsung bergerak melakukan pencarian.

“Pada pukul 23.00 WITA, personel Polsek Poleang bersama tim Basarnas dan masyarakat berangkat menuju Pulau Basa menggunakan kapal bodi milik masyarakat untuk memastikan keberadaan kedua nelayan tersebut,” demikian keterangan Plt Kapolsek Poleang IPTU Sudirman, S.H.

Setelah menempuh perjalanan, tim tiba di Pulau Basa sekitar pukul 23.45 WITA. Petugas akhirnya menemukan Darmasing dan Diki berada di atas perahu mereka.

“Kedua nelayan ditemukan berada di atas perahunya dalam keadaan selamat,” jelas Sudirman.

Kabar tersebut sekaligus mengakhiri pencarian yang dilakukan setelah keluarga melaporkan keduanya hilang.

Dari keterangan kedua nelayan, peristiwa tersebut bermula pada Sabtu (12/9/2026). Saat hendak kembali ke Kabaena, mesin perahu yang mereka gunakan tiba-tiba mengalami kerusakan dan mati.

Kondisi tersebut membuat perahu mereka terbawa arus hingga menuju perairan Bone.

Pada Senin (14/9/2026), saat angin bertiup dari arah tenggara, keduanya berinisiatif memasang layar sederhana yang dibuat dari sarung untuk memanfaatkan arah angin.

Upaya tersebut membuat perahu kembali terbawa arus hingga mengarah ke Pulau Basa.

“Sekitar pukul 19.30 WITA, mereka akhirnya terdampar di Pulau Basa, sebelum kemudian ditemukan oleh tim pencarian,” ungkap Sudirman.

Beruntung, ketika tim Polsek Poleang, Basarnas dan masyarakat menuju lokasi, kondisi gelombang relatif teduh sehingga proses evakuasi kedua nelayan dapat dilakukan.

Sekitar pukul 00.00 WITA, tim bersama kedua nelayan kemudian bertolak kembali menuju Pelabuhan Poleang dan tiba sekitar pukul 00.30 WITA.

Untuk memastikan kondisi kesehatan keduanya, personel Polsek Poleang selanjutnya membawa Darmasing dan Diki ke Puskesmas Poleang untuk menjalani pemeriksaan.

“Setelah dievakuasi, kedua nelayan kami bawa ke Puskesmas Poleang untuk memeriksa kondisi dan kesehatan mereka,” kata Sudirman.

Pos terkait