DP3A dan SMA Negeri 03 Bombana Dorong Terwujudnya Sekolah Ramah Anak

Sosialiasi Pencegahan Kekerasan Anak Di Sekolah SMA Negeri 03 Bombana. Foto/Dinas DP3A Bombana.

BOMBANAEWS.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas P3A) Kabupaten Bombana bersama SMA Negeri 03 Bombana terus memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi Program Sekolah Ramah Anak (SRA) yang digelar pada Rabu, 26 November 2025.

Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan oleh Tim Sekolah Ramah Anak SMAN 03 Bombana sebagai bagian dari implementasi program yang telah dicanangkan sekolah. Melalui surat resmi Kepala Sekolah Yakob Simson, pihak sekolah menegaskan pentingnya edukasi bagi peserta didik mengenai hak-hak anak dan pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan.

Kehadiran Dinas P3A Bombana pada kegiatan tersebut sekaligus menjadi wadah penguatan pemahaman siswa maupun guru terkait konsep SRA. Materi yang dibawakan seperti langkah-langkah pencegahan kekerasan, peningkatan partisipasi anak, serta strategi menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.

Program Sekolah Ramah Anak merupakan inisiatif nasional yang bertujuan memastikan terpenuhinya hak-hak anak di satuan pendidikan. SMAN 03 Bombana menjadi salah satu sekolah yang secara aktif mendukung implementasi program ini melalui berbagai kegiatan kolaboratif bersama pemangku kepentingan.

Bacaan Lainnya

Dalam pemaparannya, perwakilan Dinas P3A Bombana, Lucius Ardhian Susanto, S.Psi, menegaskan bahwa sekolah memegang peran penting sebagai garda terdepan perlindungan anak. Ia menyebut praktik perundungan masih menjadi tantangan yang harus diatasi secara serius dan berkelanjutan.

Lucius menekankan bahwa melalui Program SRA, sekolah didorong untuk memberikan jaminan pemenuhan hak-hak anak, baik dari segi perlindungan maupun kualitas pendidikan.

“Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik tanpa terkecuali,” ujarnya dalam sesi penyampaian materi.

DP3A dan SMA Negeri 03 Bombana Dorong Terwujudnya Sekolah Ramah Anak. Pegawai Dinas DP3A Bombana saat memaparkan meteri tentang SRA. Foto/Dinas DP3A Bombana.

Ia juga mengajak seluruh guru serta tenaga kependidikan agar meningkatkan kemampuan dalam mengenali tanda-tanda kekerasan dan membangun komunikasi positif dengan peserta didik. Menurutnya, keterlibatan semua unsur sekolah menjadi kunci terciptanya budaya yang menghargai hak anak.

Sementara itu, pihak SMAN 03 Bombana menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinas P3A Bombana dalam kegiatan sosialisasi ini.

Kehadiran instansi tersebut dinilai memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi siswa dan guru mengenai pentingnya menciptakan lingkungan belajar bebas kekerasan.

Pihak sekolah berharap kolaborasi serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang untuk memperkuat implementasi Sekolah Ramah Anak.

Dengan meningkatnya kesadaran seluruh warga sekolah, diharapkan tumbuh budaya positif yang mendukung perkembangan peserta didik secara optimal.

Pos terkait