BOMBANANEWS.COM – Aktivitas penambangan pasir di Desa Toari, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana, menuai kecaman keras dari Bupati Bombana, Burhanuddin. Kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dinilai sudah sangat parah dan tidak dapat ditoleransi.
Pada 11 Januari 2026, Bupati Bombana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pengambilan pasir atas laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penambangan tanpa izin.
Sidak tersebut turut didampingi oleh Pj. Sekda Bombana Ir. Syahrun, asisten Setda, Kepala Kesbangpol, Camat Poleang Barat, Kapolsek, Babinsa, Kepala Desa Toari, serta tokoh masyarakat setempat.
Setibanya di lokasi, Bupati Burhanuddin dibuat geram setelah melihat langsung kondisi lingkungan yang rusak akibat penambangan pasir.
Aktivitas tersebut dilakukan di beberapa titik sepanjang garis pantai Toari, bahkan hingga ke wilayah sungai yang berbatasan dengan Toari Kolaka.
Di lokasi ditemukan sejumlah kubangan besar bekas galian pasir yang membentang di sepanjang pantai yang berhadapan langsung dengan laut lepas, Selat Bone.
Diduga, penambangan dilakukan menggunakan alat berat jenis ekskavator serta mesin penyedot pasir (alcon). Meski tidak ditemukan pekerja di lokasi saat tim sidak tiba, mesin alcon yang digunakan masih dalam kondisi panas. Hal ini menguatkan dugaan bahwa para penambang ilegal melarikan diri sebelum aparat tiba di tempat kejadian perkara (TKP).
“Saya minta kepada seluruh masyarakat, khususnya yang mengelola pasir yang ada di Toari ini, untuk diberhentikan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa kerusakan lingkungan yang terjadi sudah sangat mengkhawatirkan.
“Tidak bisa dibiarkan begini, ini merusak lingkungan kita. Sebelum begitu luas kerusakan yang ditimbulkan, kita harus hentikan. Rusak daerah kita. Orang luar seenaknya datang ambil, tidak ada izinnya. Ini tidak bisa dibiarkan. Tolong Kapolsek, hentikan penambangan ini. Beri police line,” perintahnya.
Usai meninjau lokasi, Bupati Bombana menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat sekitar area penambangan. Ia mengimbau agar masyarakat tidak lagi melakukan penambangan secara ilegal dan membabi buta.
“Saya meminta kepada masyarakat agar memberhentikan penambangan ilegal. Kerusakan yang ditimbulkan sangat luar biasa dan pada akhirnya masyarakat sendiri yang akan dirugikan,” katanya.
