Sentuhan Anggaran Di Desa Baliara Tahun 2024

BOMBANANEWS.COM, BERITA DESA – Desa Baliara, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, mendapatkan suntikan anggara dalam alokasi anggaran tahun 2024 dari berbagai sumber. Dari Hasil konsultasi dan koordinasi yang terus dibangun oleh pemerintah desa keberbagai pihak, Desa Baliara mendapatkan dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah desa memastikan peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Desa Baliara, Ancu Bin Duka, menjelaskan bahwa prioritas pembangunan tahun ini mencakup program sanitasi, pencegahan stunting, dan peningkatan infrastruktur vital lainnya.

Dalam upaya mendukung program sanitasi dan mencegah stunting, anggaran yang diterima digunakan untuk membangun 50 unit WC di beberapa wilayah desa. Selain itu, dua titik sumur bor juga dibangun untuk menyediakan akses air bersih bagi tiga dusun di Baliara.

“Air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat, dan program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga,” ujar Ancu Bin Duka yang dekat dengan sapaan Rahim

Bacaan Lainnya

Tidak hanya itu, pembangunan jembatan titian sepanjang 130 meter juga menjadi salah satu prioritas tahun 2024. Jembatan ini akan menghubungkan rumah-rumah warga yang tersebar di pesisir, mempermudah akses antar pemukiman. Ancu menegaskan, proyek ini bertujuan mendukung mobilitas warga dan meningkatkan kualitas infrastruktur desa yang selama ini menjadi tantangan dan keluhan warganya.

Sementara itu, Dalam sektor ketahanan pangan, Desa Baliara juga mendapatkan bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bombana. Bantuan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti mesin Alkon, pipa pengairan, dan pompa air disalurkan untuk mendukung kelompok tani sawah di Dusun Subar. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan mengoptimalkan lahan sawah di desa.

Di samping bantuan dari pemerintah pusat dan daerah, Desa Baliara juga memanfaatkan dana desa untuk program pemberdayaan ekonomi rakyat. Sebanyak 15 unit perahu jenis viber telah disalurkan kepada nelayan lokal.

“Sebagai desa pesisir, mayoritas warga Baliara bergantung pada hasil laut. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan nelayan,” jelas Ancu Bin Duka.

Selain itu, pembangunan taluk penahan ombak sepanjang puluhan meter juga menjadi program penting dalam melindungi pemukiman warga dari ancaman hantaman ombak saat musim angin kencang.

Sementara itu, empat unit rumah warga kurang mampu mendapatkan bantuan rehabilitasi agar lebih layak huni. Program ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baliara dikenal sebagai desa pesisir dengan aktivitas ekonomi utama yang bergantung pada hasil laut. Banyak warganya bekerja sebagai nelayan dan bergantung pada kelestarian lingkungan pesisir. Dengan berbagai program pembangunan yang menyentuh aspek vital, diharapkan kesejahteraan warga Baliara semakin meningkat pada tahun mendatang.

Kepala Desa Ancu Bin Duka yang didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Desa Baliara yang bernama Ecce optimistis bahwa program-program ini dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat Baliara.

“Kami berkomitmen untuk memanfaatkan anggaran sebaik mungkin demi kemajuan desa dan kesejahteraan warga,” tutupnya.

Pos terkait