BOMBANANEWS.COM — Pemerintah Kecamatan Poleang melakukan penertiban lapak dan tenda jualan di kawasan Masjid Raya Poleang sebagai upaya menjaga keindahan, ketertiban, serta kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah.
Langkah tersebut juga merupakan bagian dari respons terhadap permintaan masyarakat sekaligus mendorong penataan wilayah yang lebih tertib dan nyaman.
Selain penertiban di kawasan rumah ibadah, Pemerintah Kecamatan Poleang turut melaksanakan aksi bersih-bersih di kawasan Alun-Alun Boepinang, Jum’at (16/20/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta upaya menjaga ruang publik agar tetap bersih, indah, dan nyaman digunakan masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Poleang, Andi Matrani Jaya, S.E., menegaskan bahwa penataan wilayah tidak semata-mata berkaitan dengan penertiban fisik, tetapi juga menyangkut pembangunan kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga fasilitas umum dan menghormati fungsi setiap ruang publik.
“Penataan wilayah bukan semata-mata tentang memindahkan lapak atau membersihkan lingkungan, tetapi tentang bagaimana kita membangun kesadaran bersama bahwa ruang publik adalah milik bersama yang harus dijaga. Kawasan masjid harus memberikan ketenangan bagi umat dalam beribadah, sementara alun-alun harus menjadi ruang yang bersih, nyaman, dan membanggakan bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Andi Matrani Jaya, keberhasilan penataan wilayah tidak cukup diukur dari perubahan kondisi lingkungan dalam waktu singkat, melainkan juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mempertahankan ketertiban dan kebersihan secara berkelanjutan.
“Keindahan suatu wilayah tidak hanya ditentukan oleh apa yang dibangun pemerintah, tetapi juga oleh kesadaran masyarakat dalam merawatnya. Wilayah yang tertib tidak lahir hanya dari aturan, melainkan dari tumbuhnya kepedulian, kedisiplinan, dan semangat gotong royong,” tambahnya.
Ia berharap, langkah penertiban dan aksi kebersihan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal dari terbentuknya budaya tertib dan peduli lingkungan di tengah masyarakat Poleang.
“Kami ingin penataan ini tidak sekadar terlihat hari ini, tetapi menjadi budaya yang terus hidup di tengah masyarakat. Sebab, membangun daerah bukan hanya soal mengubah wajah wilayah, melainkan juga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan tempat kita hidup,” tutupnya.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kecamatan Poleang berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kawasan rumah ibadah, fasilitas umum, serta lingkungan sekitar.
Sebab, wilayah yang tertata dan bersih bukan hanya mencerminkan wajah pemerintahan, tetapi juga menunjukkan kualitas kepedulian dan peradaban masyarakatnya.
