Mudik Penuh Makna, Ketua KKBK Kendari Jadi Khatib Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Pongkalaero Tebar Pesan Ukhuwah dan Taqwa

Dr. H. Syamsuri, S.Ag., M.Pd, saat khutbah di mimbar masjid Nurul Yakin, Desa Pongkalaero, Kabaena Selatan.

BOMBANANEWS.COM – Ketua Kerukunan Keluarga Besar Kabaena (KKBK) Kota Kendari, Dr. H. Syamsuri, S.Ag., M.Pd., memanfaatkan momentum mudik Lebaran untuk kembali ke kampung halaman dan berbagi ilmu keagamaan dengan masyarakat.

Dalam suasana Idul Fitri 1447 H yang penuh khidmat, ia dipercaya menyampaikan khutbah di Masjid Nurul Yakin, Desa Pongkalaero, Kecamatan Kabaena Selatan, yang dihadiri ratusan jamaah, Sabtu (21/3/2026)

Dalam khutbahnya, Dr. Syamsuri mengangkat tema tentang hikmah zakat sebagai bagian penting dalam kehidupan umat Islam. Ia menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi memiliki nilai sosial yang besar dalam membangun kepedulian dan kesejahteraan bersama.

“Zakat bukan hanya membersihkan harta, tetapi juga membersihkan jiwa dari sifat kikir dan egoisme,” ujarnya di hadapan jamaah.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa zakat menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antar sesama umat. Dengan berbagi kepada yang membutuhkan, menurutnya, akan tercipta keseimbangan sosial yang harmonis.

 “Melalui zakat, kita diajarkan untuk peduli, berbagi, dan merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang kurang mampu,” katanya.

Wakil Direktur Pascasarjana IAIN Kendari, Dr. Syamsuri juga menekankan pentingnya menjadikan Idul Fitri sebagai momentum perbaikan diri. Ia mengajak seluruh jamaah untuk tidak hanya merayakan kemenangan, tetapi juga menjaga nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.

“Idul Fitri adalah titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih taat, dan lebih peduli,” tuturnya.

Ia juga mengangkat tema besar khutbahnya, yaitu pentingnya memperkuat persatuan dan ukhuwah Islamiyah. Menurutnya, persatuan umat harus terus dijaga dalam berbagai kondisi.

“Mengokohkan ukhuwah, memperkuat persatuan, dan membentuk karakter taqwa adalah kunci untuk membangun masyarakat yang damai dan sejahtera,” tegasnya.

Kehadiran Dr. Syamsuri di kampung halaman disambut hangat oleh masyarakat Desa Pongkalaero. Momentum mudik yang diisi dengan dakwah seperti ini dinilai memberikan inspirasi dan motivasi, terutama bagi generasi muda untuk terus menuntut ilmu dan berkontribusi bagi daerah.

Dengan terselenggaranya khutbah Idul Fitri ini, masyarakat diharapkan dapat mengambil hikmah dan mengamalkan pesan-pesan yang disampaikan.

“Mari kita jadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat,”Pesannya.

 

Pos terkait