Kapolres Bombana Pimpin Tanam Jagung Serentak di Bombana, Dukung Program Swasembada Pangan 2026

Kapolres Bombana Pimpin Tanam Jagung Serentak di Bombana, Dukung Program Swasembada Pangan 2026. Foto/Humas Polres Bombana

BOMBANANEWS.COM – Kepolisian Resor (Polres) Bombana bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 dalam rangka mendukung program swasembada jagung nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Lantari, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Jumat (7/1/2026).

Penanaman jagung ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bombana AKBP Eko Sutomo, S.I.K., M.I.K., dan dihadiri oleh Dandim 1431/Bombana Letkol Arm. Mulyadi, SH, Wakapolres Bombana Kompol Basri, SH, serta sejumlah pejabat daerah dan jajaran Polres Bombana.

Kegiatan tersebut juga terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Kapolri yang memimpin langsung penanaman jagung serentak di jajaran kepolisian dari Polda Sumatera Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir.

Kapolres Bombana AKBP Eko Sutomo mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Bacaan Lainnya

“Program penanaman jagung serentak ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya meningkatkan produksi jagung sebagai salah satu komoditas strategis,” ujar AKBP Eko Sutomo.

Dalam kegiatan tersebut, lahan seluas sekitar 1 hektare ditanami jagung dengan menggunakan sekitar 30 kilogram bibit jagung.

Menurut Kapolres, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan yang tersedia serta meningkatkan produksi jagung di daerah.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia serta meningkatkan produksi jagung di daerah guna mendukung tercapainya swasembada pangan dan menjaga stabilitas pasokan pangan nasional,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polri terus mendorong pemanfaatan lahan produktif baik di lingkungan kepolisian maupun masyarakat untuk ditanami berbagai komoditas pangan, termasuk jagung.

“Langkah ini merupakan kontribusi nyata Polri dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah,” jelasnya.

Lebih lanjut, jajaran kepolisian di seluruh Indonesia juga bersinergi dengan pemerintah daerah, satgas swasembada pangan, kelompok tani, serta berbagai instansi terkait dalam melakukan pendampingan kepada petani.

Pendampingan tersebut meliputi pengawasan distribusi pupuk hingga memastikan hasil panen dapat terserap dengan baik oleh pasar.

Melalui program ini, diharapkan produksi jagung nasional dapat meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan global.

Pos terkait