Halal Bilhalal Desa Tirongkotua, Momen Saling Memaafkan dan Menguatkan

BOMBANANEWS.COM – Desa Tirongkotua kembali menggelar acara Halal Bihalal yang menjadi tradisi tahunan penuh makna. Mengusung tema “Saling Memaafkan, Saling Menguatkan,” kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga serta membangun semangat kebersamaan yang lebih kokoh dalam membangun desa setelah 30 hari melaksanakan puasa Ramadhan 1446 H.

Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Zulfikar Fajar, S.Si., M.Pd. menyampaikan hikmah Halal Bilhalal yang menyentuh hati para hadirin. “Ingat kita bersaudara. Boleh ada saling ketersinggungan, tapi pada akhirnya kita harus saling memaafkan,” ujarnya. Kutipan tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan di tengah perbedaan.

Zulfikar juga menekankan bahwa setiap peristiwa, baik yang menyenangkan maupun yang tidak, selalu mengandung hikmah. Ia berharap dari kegiatan Halal Bihalal ini, masyarakat bisa mengambil pelajaran dan terus mendukung setiap langkah yang diambil demi kemajuan Desa Tirongkotua.

Kepala Desa Tirongkotua, Arsidin mengatakan, kegiatan ini bukan hanya seremonial semata, tetapi menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda.

Bacaan Lainnya

Anak-anak Desa Tirongkotua diberi kesempatan untuk tampil di depan publik, membentuk keberanian dan percaya diri sejak dini.

“Kami pelihara kegiatan ini karena di sinilah kami menempa anak-anak Tirongkotua untuk berani tampil dan berkembang,” ujarnya

Ia mengaku bangga melihat antusiasme dan semangat generasi muda yang terus tumbuh setiap tahunnya dalam memupuk kekeluargaan.

Desa Tirongkotua, meskipun bukan desa besar, telah menunjukkan bahwa ia layak diperhitungkan.

Keberhasilan menyelenggarakan acara ini secara konsisten dengan semangat kebersamaan membuktikan bahwa desa ini memiliki potensi yang besar dalam membangun karakter dan solidaritas warganya.

Dengan semangat saling memaafkan dan menguatkan, masyarakat Tirongkotua melangkah bersama menuju masa depan yang lebih baik.

Acara Halal Bihalal ini menjadi simbol bahwa kekuatan sejati sebuah desa bukan hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga dalam harmoni sosial dan kebersamaan warganya.

Pos terkait