Embung Sawah di Hambawa Dapat Menampung 45.000 Kubik Air

BWSS IV Kendari Saat Meninjau Embung Di Desa Hambawa. Foto/ Desa Hambawa

BOMBANANEWS.COM, BERITA DESA – Desa Hambawa, yang dikenal sebagai wilayah dengan mayoritas penduduknya bergerak di bidang pertanian, kini memiliki infrastruktur pendukung yang sangat penting bagi aktivitas pertanian, yaitu embung dengan kapasitas daya tampung hingga 45.000 kubik air. Embung yang dibangun tahun 2019 ini menjadi solusi utama untuk mendukung irigasi sawah, terutama dalam meningkatkan produksi padi yang sehat dan berkualitas di wilayah tersebut.

Pada hari ini Selasa (14/1/2025), Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV (BWSS IV) Kendari melakukan kunjungan langsung ke Embung Pagi di Desa Hambawa. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kondisi embung yang saat ini dilaporkan mengalami keretakan dan kebocoran. Kepala Desa Hambawa, Asrun, menyampaikan bahwa kunjungan BWSS IV Kendari sangat penting untuk memahami secara langsung kondisi embung yang memerlukan perbaikan.

“Dengan kapasitas daya tampung sebesar ini, embung dapat menjadi tulang punggung sistem pengairan sawah kami. Namun, keretakan dan kebocoran yang ada saat ini mengurangi efektivitasnya. Kami berharap BWSS IV Kendari dapat membantu memperbaiki kerusakan tersebut,” ujar Asrun.

Lahan sawah aktif yang dikelola di Desa Hambawa saat ini seluas 130 hektar. Jika embung diperbaiki dan berfungsi secara optimal, diperkirakan embung mampu mendukung pengairan tambahan untuk lahan sawah baru seluas 100 hektar. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi para petani yang berharap dapat meningkatkan produktivitas pertanian mereka.

Bacaan Lainnya

BWSS IV Kendari menyatakan komitmennya untuk memperbaiki embung tersebut. Langkah ini dianggap penting untuk menjaga keberlanjutan irigasi di Desa Hambawa. Selain itu, dengan berfungsinya embung secara normal, masyarakat petani diharapkan dapat memanfaatkan lahan-lahan baru yang selama ini belum terkelola.

“Kami sangat bersyukur jika embung ini bisa kembali normal. Selain membantu pengairan sawah yang ada, kami juga bisa membuka lahan sawah baru yang potensinya mencapai 100 hektar,” tambah Asrun dengan penuh harapan.

Embung ini juga diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan di Desa Hambawa. Dengan lahan sawah yang lebih luas dan sistem pengairan yang stabil, produktivitas padi dapat meningkat secara signifikan. Hal ini tentu sejalan dengan program pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan swasembada pangan.

Kunjungan dan komitmen BWSS IV Kendari ini membawa harapan baru bagi Desa Hambawa. Para petani optimistis bahwa upaya perbaikan embung akan memberikan dampak positif yang besar, tidak hanya bagi pertanian, tetapi juga bagi kesejahteraan masyarakat desa secara keseluruhan.

 

Pos terkait