BOMBANANEWS.COM — Permasalahan ternak sapi yang sempat menimbulkan perselisihan antarwarga di Desa Kolombi, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, akhirnya berhasil diselesaikan secara damai melalui musyawarah bersama yang diinisiasi oleh Bhabinkamtibmas Polres Bombana.
Rapat penyelesaian masalah tersebut digelar pada Sabtu (11/4/2026) di Aula Kantor Desa Kolombi dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, termasuk pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), aparat kepolisian, serta kedua belah pihak yang berselisih.
Kapolsek Rarowatu, IPTU Muhammad Saleh, SH, menjelaskan bahwa penyelesaian dilakukan dengan pendekatan kekeluargaan.
“Permasalahan ini diselesaikan melalui musyawarah, dan kedua belah pihak sepakat untuk berdamai secara kekeluargaan,” ujarnya.
Kasus ini bermula dari insiden sapi milik warga yang mati di lahan perkebunan. Diduga, hewan tersebut memakan pupuk yang berada di area kebun milik warga lain, sehingga menimbulkan kerugian dan memicu kesalahpahaman antara pemilik ternak dan pemilik lahan.
Dalam forum tersebut, disepakati beberapa poin penting sebagai bentuk penyelesaian. Kedua pihak mengakui masih memiliki hubungan kekeluargaan dan sepakat untuk saling memaafkan. Selain itu, pihak kedua juga bersedia mengganti kerugian.
