BOMBANANEWS.COM – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perintis Konawe Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal, khususnya nelayan.
Bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, International Organization for Migration (IOM), dan Mabes Polri, BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan edukasi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan pada 26–27 November 2025 di Kabupaten Bombana.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan nelayan dari berbagai wilayah pesisir di Bombana dan bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta manfaat jangka panjang lainnya yang dapat meningkatkan keamanan dan kesejahteraan keluarga pekerja.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Konawe Selatan-Bombana, Muhammad Haliq Assam mengatakan, Materi yang diberikan meliputi risiko kerja sektor perikanan, manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, mekanisme pendaftaran, serta dukungan pemerintah dan sinergi multi-stakeholder dalam perlindungan nelayan.
“Nelayan adalah kelompok pekerja yang setiap hari menghadapi risiko tinggi di laut. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa mereka memahami betapa pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi diri dan keluarganya. Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, KKP, IOM, dan Mabes Polri merupakan langkah nyata untuk memastikan tidak ada lagi pekerja perikanan yang bekerja tanpa perlindungan,” ujarnya.
Ia berharap, semakin banyak nelayan Bombana yang bergabung menjadi peserta aktif, sehingga taraf kesejahteraan keluarga nelayan dapat meningkat dan mereka dapat bekerja dengan lebih tenang.
BPJS Ketenagakerjaan Konawe Selatan terus berkomitmen memperluas cakupan kepesertaan melalui berbagai program dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk memastikan pekerja rentan mendapatkan perlindungan menyeluruh.
